Ini Cara Ganti Oli Motor di Rumah Saat PPKM Darurat

Penggantian oli secara teratur dapat dilakukan di rumah tanpa pergi ke bengkel. Mekanisme dan langkahnya juga sederhana, bahkan hanya membutuhkan waktu 5 menit.

Hal ini jauh lebih hemat biaya, sepeda motor menjadi lebih awet dan mendukung kegiatan pemerintah saat darurat PPKM untuk tetap di rumah untuk melindungi diri dan mengurangi aktivitas di luar rumah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Didukung dengan peralatan sederhana dari berbagai sumber (12/7/2021), berikut rangkuman tips dan trik mengganti oli mesin di rumah:

Baca Juga : Ini Komponen yang Perlu Diperhatikan Saat Mobil Parkir Karena PPKM Darurat

1. Siapkan alatnya

Pertama, tentunya Anda membutuhkan alat untuk mengganti oli mesin. Alat-alat tersebut dapat berupa corong oli, wadah untuk menampung oli bekas, kunci ring, tang, dan oli baru yang akan digunakan.

Tentu saja, ada kunci ring dalam berbagai ukuran tergantung pada karakteristik sepeda motor Anda. Gunakan kunci ring 12 dan 17 untuk motor performa otomatis. Sedangkan untuk motor 150cc yang lebih besar hanya menggunakan kunci ring ukuran 19.

2. Ganti oli dengan mesin hangat.

Pastikan untuk mengganti mesin saat masih hangat. Jalankan motor sekitar 1-3 menit, lalu matikan. Catatan Penting : Hindari mengganti oli saat mesin panas karena akan sulit membuka baut oli. Jika gaya diterapkan, baut akan rusak.

Baca Juga : 7 Alasan Kenapa Daihatsu Rocky Begitu Menggoda

Mengganti oli mesin dalam kondisi panas pasti berbahaya bagi Anda. Karena suhu minyak panas akan membakar kulit kita jika terkena langsung di tangan kita. Ini juga membutuhkan waktu lama untuk mesin, ketika panas, agar semua oli terkuras sepenuhnya dan keluar.

Selain itu, mengganti oli saat mesin dingin juga kurang baik. Karena saat mesin dingin, sifat oli akan mengental, sehingga akan sulit keluar saat mengganti oli, dan ada kekhawatiran sisa masih menempel di dinding mesin. Lebih baik ganti oli saat mesin panas.

Baca Juga : Istilah Pada Mesin Mobil Ini Ternyata Punya Arti Lho!

3. Lepas baut oli dan siapkan wadah untuk menyimpan oli bekas.

Panaskan mesin hingga hangat, lalu letakkan mesin di standar tengah, lalu tekan oli hingga terbuka baut oli yang terletak di bagian bawah mesin. Untuk mesin matic gunakan kunci ring 12 atau 17 untuk membuka baut oli, untuk varian besar 150cc gunakan kunci ring ukuran 19 untuk membuka baut penampung oli. Kemudian buka baut oli dengan cara menggeser baut ke kanan untuk mengeluarkan oli bekas dan menggantinya dengan yang baru.

Lagi Trending :  Ditunggu Garang dan Nyamannya Toyota 86 2022

Kemudian biarkan oli benar-benar terkuras, buka tutup pengisi oli atas yang terpasang pada mesin dan biarkan beberapa saat hingga oli terkuras. Juga perlu diingat bahwa jangan sampai masuk ke bukaan kompresor udara karena kompresor mengandung air yang berbahaya bagi mesin Anda.

Setelah memastikan bahwa minyak telah keluar sepenuhnya, bersihkan sisa minyak yang menempel. Kemudian pasang kembali baut penampung oli dengan arah tarik keluar dan periksa apakah baut sudah dikencangkan.

Baca Juga : 3 Alasan Pesona Mobil Diesel Gak Pernah Memudar

4. Tuang minyak oli baru

Kemudian buka oli baru yang masih di segel. Langkah selanjutnya adalah menuangkan minyak ke dalam lubang pengisian minyak menggunakan corong agar minyak tidak tumpah atau menyebar. Untuk sepeda motor bertransmisi otomatis, gunakan oli mesin 800 ml dan untuk sepeda motor besar berkapasitas 150 cc. Lihat Menggunakan oli mesin 1 liter.

5. Panaskan mesin agar oli baru terlumasi dengan baik.

Langkah terakhir tutup kembali baut pengisi oli dan lakukan dengan menghidupkan mesin, panaskan selama kurang lebih 1-4 menit. Ini berguna untuk mensirkulasikan oli mesin untuk melumasi mesin secara menyeluruh.

Baca Juga : 7 Saat Tepat Mengganti Mobil, Biar Gak Rugi