Pelajari Tuas Transmisi Mobil Matic, Jangan Sampai Salah Posisi

Mengendarai mobil matic lebih mudah daripada mengendarai mobil manual. Karena Anda tidak lagi harus memindahkan tuas pemindah gigi dan menekan pedal kopling untuk mengganti persneling. Tinggal injak pedal gas dan rem.

Namun mobil matic juga memiliki tuas persneling. Tuas memiliki kombinasi huruf dan angka, seperti P-R-N-D-2-L. Setiap huruf dan angka memiliki fungsinya masing-masing lho.

Nah, berikut ini penjelasan masing-masing huruf dan angka pada stik persneling mobil matic. Jangan sampai salah posisi tuas transmisi, ya!

1. Arti huruf dan angka pada tuas otomatis

Pada tuas transmisi otomatis terdapat angka dan huruf P, R, N, D, dan L. “P” artinya parkir atau digunakan dalam posisi parkir. Sedangkan “R” berarti “mundur”. Pindahkan tuas transmisi ke posisi “R” saat ingin memundurkan mobil.

Selanjutnya, “N”, yang berarti “Netral”. Anda dapat memindahkan tuas transmisi ke posisi “N” saat kendaraan berhenti dalam waktu singkat. Sedangkan “D” artinya “Drive” yang artinya mobil siap berakselerasi.

Kemudian huruf terakhir “L”, yang artinya “Rendah”. Anda dapat menempatkan transmisi pada posisi ini jika Anda sedang makan tanjakan yang cukup curam.

Sedangkan angka pada tongkat persneling berfungsi seperti “1” dan “2” seperti “D”. Biasanya, bagaimanapun, posisi “1” dan “2” hanya digunakan ketika mobil harus naik atau turun bukit. Posisi “1” dan “2” mirip dengan posisi “L”.

Ada juga fungsi “Shift Lock”. Fungsi ini digunakan untuk melepas kunci pada tuas persneling agar dapat dipindahkan ke posisi N saat mesin dimatikan. Shift Lock sangat berguna di parkir paralel agar mobil bisa didorong dan didorong untuk pindah gigi.

2. Disarankan untuk menginjak pedal rem terlebih dahulu sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi “D”

Saat memindahkan tuas transmisi dari posisi “P” ke posisi “D” untuk memulai, sangat disarankan agar Anda menginjak pedal rem. Begitu tuas berada di posisi “D”, lepaskan rem secara perlahan. Karena banyak pengendara yang langsung memindahkan tuas perpindahan gigi dari P ke D tanpa menginjak pedal rem. Kebiasaan ini jika sering dilakukan akan berdampak buruk pada transmisi mobil Anda.

Lagi Trending :  Mengenal Jenis Asuransi Mobil dan Premi Sebelum Memilih

2. Posisi tuas persneling jika macet

Jika mobil harus berdiri dalam kemacetan lalu lintas dalam waktu lama, Anda harus meletakkan transmisi di posisi “N” dan kemudian menarik tuas rem tangan. Namun jika mobil masih bisa berjalan sambil merangkak, Anda bisa menjaga tuas persneling di posisi “D”. Jangan pindahkan tuas ke posisi “P” kalau macet ya? Karena cara ini merusak auto gearbox.

3. Agar mobil dapat bermanuver

Banyak yang mengira mobil matic tidak gesit seperti mobil manual. Tidak benar. Karena mobil matic juga bisa lincah lho. Bahkan, Anda juga bisa merasakan sensasi engine brake yang biasa ditemui pada mobil manual.

Untuk memindahkan tuas transmisi ke posisi M 1 atau D 1-2. Dengan begitu, mobil akan masuk ke gigi rendah dan merespon lebih baik. Posisi ini juga memberikan sensasi rem mesin. Dengan posisi D 1-2 Anda juga bisa melahap tanjakan yang cukup curam.

4. Cara parkir yang benar

Jika ingin parkir sebaiknya jangan langsung memindahkan tuas persneling dari “D” langsung ke “P”. Tapi pertama-tama pindahkan tuas dari “D” ke “N”. Tahan selama beberapa detik, lalu cukup gerakkan tuas dari “N” ke “P”.

Setelah tuas berada di posisi “P”, silahkan tarik atau aktifkan rem parkir dan matikan mobil. Dengan begitu, transmisi otomatis pasti akan bertahan lebih lama. Oh ya, satu hal lagi yang perlu diingat, jangan sekali-kali memindahkan tuas ke posisi “P” sebelum mobil berhenti total